BLITAR – Semangat kebersamaan kembali terasa hangat di Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok. Di bawah terik matahari, Babinsa bersama warga bahu-membahu memasang dinding pembatas Jembatan Perintis Garuda yang melintasi Kali Complang.
Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat. Sertu Tri Rosadi, selaku Babinsa setempat, terlihat aktif membantu warga dalam setiap tahap pekerjaan.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari tanggung jawab dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ia berharap kehadirannya dapat memberi semangat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga.
Jembatan Perintis Garuda memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Desa Kebonduren. Selain sebagai jalur penghubung antarwilayah, jembatan ini juga menjadi akses utama bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.
Dengan adanya dinding pembatas, diharapkan tingkat keselamatan pengguna jalan dapat meningkat. Warga pun merasa lebih nyaman dan aman saat melintasi jembatan tersebut.
Salah satu warga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan desa. “Dengan adanya bantuan dari Babinsa, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak selalu harus bergantung pada sumber daya besar, tetapi dapat dimulai dari kebersamaan dan kepedulian. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.
Diharapkan, Jembatan Perintis Garuda dapat segera digunakan secara maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Desa Kebonduren.(red)