JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P), dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed, mengapresiasi komitmen Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mendukung pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui optimalisasi pemanfaatan kawasan infrastruktur jalan dan jembatan strategis.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, saat menerima audiensi jajaran APKLI-P di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Roy Rizali Anwar menyampaikan bahwa Ditjen Bina Marga berupaya mengoptimalkan berbagai kawasan infrastruktur jalan strategis agar dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya sektor PKL dan UMKM, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Ia juga menyatakan kesediaannya menghadiri Seminar Nasional Musyawarah Nasional (Munas) VI APKLI-P yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026 di Asrama Haji Jakarta dengan tema "Peran Strategis Area Infrastruktur Jalan Strategis Dongkrak Daya Saing PKL UMKM Wujudkan Ekonomi Nasional Tumbuh 8 Persen."
Menurut Roy, ruang-ruang di sekitar jalan tol, jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten/kota, maupun jembatan strategis memiliki potensi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat apabila ditata secara baik dan sesuai regulasi.
Ia juga menyampaikan salam dari Menteri Pekerjaan Umum yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan agenda kedinasan di Aceh.
Sementara itu, Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Ditjen Bina Marga dalam membangun komunikasi dengan organisasi PKL dan UMKM.
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi rakyat memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan organisasi masyarakat agar berbagai program dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Ali Mahsun juga mengusulkan adanya kerja sama yang lebih terstruktur melalui nota kesepahaman (MoU) atau perjanjian kerja sama antara Ditjen Bina Marga Kementerian PU dengan APKLI-P sebagai dasar pelaksanaan berbagai program pemberdayaan di daerah.
Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Ditjen Bina Marga, di antaranya Sekretaris Direktorat Jenderal, pejabat teknis terkait, serta Kepala Bagian Hukum dan Komunikasi Publik. Dari pihak APKLI-P hadir Ketua Umum bersama sejumlah wakil ketua umum, ketua bidang, dan wakil sekretaris jenderal.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan harapan dapat memperkuat kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha mikro dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor PKL dan UMKM. (Red)